25

648 Kata

"Saat kau merasa berada di titik terendah dalam hidup, jangan menyerah. Bisa jadi kau adalah salah satu alasan seseorang untuk terus berjuang." Motor besar Aldi tiba tepat di halaman rumah Rachel. Gadis yang berada di boncengannya segera turun. Rachel hendak melepaskan helm yang melekat di kepalanya, namun tertahan karena Aldi mengambil alih pekerjaannya. Lelaki itu membantu Rachel membuka kunci helmnya dengan sangat lembut, kemudian ia juga membantu Rachel melepaskan jaket yang ia kenakan.  "Makasih," ucap Rachel. Aldi tersenyum, kemudian mengacak puncak kepala Rachel, "sama-sama, Sayang." Sayang Sayang Sayang Entah mengapa, kata itu begitu aneh saat terucap dari bibir Aldi dan ditujukan untuk Rachel. Gadis itu hanya membalas dengan senyuman tipis, kemudian melangkah masuk ke dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN