Bab-38

1195 Kata

"Semenjak kamu berhubungan dengan lelaki itu, kamu sering mendapatkan masalah. Masih mau mengelak, heh? Atau bilang kalau ini hanya kebetulan?" Cece tersenyum mengejek kala mengatakannya. Sedang tatapannya tak lepas dari Mori yang memejamkan mata di kursi yang terdapat di belakang rumah Amma. Cece ke rumah Amma hanya ingin berkunjung seperti yang kerap ia lakukan di akhir pekan. Tapi saat mendapati Mori dengan lebam di tubuhnya, serta luka-luka di kakinya, membuat Cece menunda janjinya dengan seseorang, lebih memilih mengintrogasi sahabatnya ini. "Bagaimana keadaanmu?" tanya Mori. Perempuan itu menegakkan tubuhnya dan menarik bantal kursi dan menaruhnya di atas paha. Mori menelisik setiap jengkal tubuh Cece, memastikan jika luka yang didapat sahabatnya tempo lalu telah sembuh atau setida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN