Ketika bertemu selalu bertengkar, saat berpisah merasa kehilangan. Kata orang itu namanya persahabatan. Erky tak mau menyebutnya seperti itu. Ia tak mau menganggap Della sahabatnya lagi sebab Della sudah berubah menjadi sosok cewek yang tiba-tiba diinginkannya.
Erky mendengus saat tak sengaja bersitatap dengan Della saat membuka pintu rumahnya ketika hendak berangkat sekolah, ini adalah hari ketiga Della menjauhinya.
Pikir Erky, mungkin Della memang sedang jatuh cinta. Della yang biasa apa apa sama Erky selama 24/7, sekarang rasa nya aneh melihat Della bersama orang lain . Mungkin kejadian sore itu, hanya karena Della terbawa suasana saja .
Erky melihat Della berdiri canggung di depan jalan rumah nya, sedang menunggu Yuka menjemputnya. Matanya sesekali melirik Erky, tapi tak ada niat untuk menyapa . Begitu pula dengan Erky, dia bingung bagaimana menyapa Della.
Della melihat Wajah Erky yang tampak seperti orang baru bangun tidur, kepalanya tertutup hoodie. Seperti nya Erky juga kurang tidur sama seperti Della.
Brum brum brum ...
Tidak lama Yuka datang, dan Della langsung naik ke boncengan Yuka . Tanpa pamit pada Erky. Della pun melaju bersama Yuka .
Erky pun menghela napas nya dan bergumam lirih " Asing banget anjiiirrrr"
Erky pun memutuskan untuk berangkat langsung ke sekolah, tanpa mampir ke rumah Della untuk sarapan seperti pagi pagi sebelumnya .
***
"Eh .. lo pada tahu ga? Si Della sekarang pacaran sama Ka Yuka" ucap seorang gadis kepada teman teman nya .
"Eh iya loh .. gue lihat beberapa hari ini mereka berangkat dan pulang barengan" sahut salah satu murid
"Ih .. kok Della mau ya pacaran sama Ka Yuka, orang anak nya brandalan gitu " ucap murid lain nya .
Suara gunjingan tersebut menggangu Erky yang sedang bersantai di perpustakaan, di istirahat pertama sekolah Erky memutuskan untuk diam di perpustakaan menghindari Della dan teman temannya .
"Berisik!!" Erky melotot pada tiga siswi yang seperti nya dari kelas XIPS .
Tiga siswi itu bertatapan, lalu keluar tanpa basa-basi. Mereka merasa ketakutan karena membicarakan Della di depan Erky secara tak langsung sebab tiga siswi tadi duduk tak jauh dari Erky rebahan. Bagaimana tak ketakutan, satu sekolahan tahu kedekatan Erky dan Della, bisa-bisanya menjelek-jelekkan Della di depan sahabatnya.
Erky pun akhirnya memutuskan untuk ke kantin, karena ia mau membeli roti untuk mengganjal perutnya. Karena ia tidak sempat sarapan, dan semalam ia tidak sempat makan karena lelah bekerja di restauran.
Erky menyandarkan lengan kanan nya di tembok dekat kantin.
"Kenapa sih orang bisa bucin segitunya" desis Erky yang melihat Della dan Yuka sedang duduk bersama teman teman nya . Rasa lapar yang di rasa pun hilang seketika melihat interaksi Della bersama Yuka.
Erky pun memutuskan kembali ke kelas saja. Tidak lama bel pelajaran pun di mulai. Erky yang tidak konsentrasi belajar, di kelas dia hanya meletakkan kepala nya di meja sambil melihat Della .
"ERKY"
"Iya!" Erky yang kaget pun langsung berdiri .
"Dengar apa yang baru Ibu jelaskan barusan? Coba ulangi?" Bu Tina yang sejak tadi menjelaskan di depan kelas menangkap gerak-gerik Erky. Muridnya itu tak memperhatikannya sama sekali.
"E-eung..." Erky mengerjap bingung dan matanya tak sengaja berbenturan dengan netra Amel yang duduk di depan sedang menoleh ke arahnya. Bukan hanya dia, tapi satu kelas saat ini memang sedang menatapnya.
"Penjelasan Ibu cukup saya mengerti, tapi saya nggak bisa ngungkapinnya," dalih Erky.
"Cinta kali ah-diungkapin." Icha menyeletuk dari bangku belakang Amel kemudian beberapa siswa terkekeh ringan.
Erky menoleh dengan senyum terima kasih pada teman-temannya sebab telah mencairkan suasana hening tadi.
"Buku fiksi adalah buku yang cerita atau kejadian yang tidak sebenarnya, yang berisi cerita imajinasi atau khayalan." Amel angkat bicara, menjawab pertanyaan Bu Tina pada Erky.
Erky langsung mengacungkan jempolnya pada Amel. Amel tidak hanya Cantik, tapi dia Ketua Osis dan Ketua Kelas, karena memang Amel murid paling pintar . Gak heran dia selalu bisa menjawab hampir semua pertanyaan guru guru.
Teng teng teng..
Pelajaran Bahasa Indonesia pun selesai, dan sekarang waktu nya istirahat kedua.
"Thanks ya mel" Erky memberikan permen sugus ke meja Amel. Ia berterima kasih karena Amel sudah membantu menjawab pertanyaan Bu Tina tadi. Bukan nya tidak bisa menjawab, Erky hanya sedang asik memperhatikan Della dari tempat duduknya .
"Iya sama sama" Amel tersenyum menerima permen yang harga nya cuma 500 perak aja.
" dihhh.. apaan nih, masa lo cuma di kasih permen gope mel" celetuk icha yang tiba tiba sudah datang menghampiri Amel.
"Dah ah cha.. ayok ke kantin " ajak Amel pada teman teman nya Icha , Dhea dan Keysa.
Erky pun hanya bisa menggaruk kepala belakang nya yang tidak gatal . Yudi pun menghampiri Erky " ayok ky .. kantin kita " ajak Yudi menarik Erky menuju kantin.
" Tadi lo ngapain sm Amel ky?" Tanya Yudi.
"Ga ngapa ngapin" jawab Erky.
Di lorong Erky melihat Yuka dan Della kembali, " Harus yaa ke kantin berduaan melulu?!" Gumam Erky yang terdengar oleh Yudi .
Yudi melihat arah pandang Erky "udah lah lupain aja mening, udah bucin akut kaya nya mereka. Lo juga belum nembak ini, kaya biasa aja udah" seru Yudi .
Erky terdiam lalu memperhatikan Yuka dari ujung rambut sampai pangkal kaki, Yuka itu modelan tipe cowok nakal, kasar, atau playboy. Gak rela Erky kalo Della sama Yuka. Bagaimana pun selama ini Della dan Erky selalu bersama. Sudah lebih dari 1 dekade mereka saling berbagi waktu, saling menyita waktu, tapi Mengapa Della seperti tidak menganggapnya ?
Erky pun jadi malas kembali untuk ke kantin .
" gue gak jadi aja deh Yud ke kantin . Nih .. gue nitip tolong beliin gue roti aja ya 1" Erky memberikan uang 2000 kepada Yudi , sedangkan Erky melangkah ke Taman sekolah .
Di Taman sekolah, Erky duduk di bawah pohon tempat dia duduk waktu itu makan burger, dia teringat kembali saat dia disini bersama Della .
"Kenapa gue jadi kaya gini sih?" Keluh Erky sambil menendang nendang Angin . Erky menyugar rambutnya, kemudian merematnya sebagai pelampiasan rasa keselnya.
"Anjg laah" umpat nya tiba tiba kesel dalam sendunya. Sudah Erky putuskan, ia akan membiarkan Della bersama Yuka. Kalau memang Della bahagia bersama Yuka.
Erky memutuskan untuk kembali ke kelas, menunggu Yudi membawakan roti nya .
Di kelas ternyata disana ada beberapa anak yang tidak ke kantin .
Termasuk Amel dan The Genk . Mereka terlihat malah asik Live IG .
"Eh ky .. lo suka jus mangga gak?" Tanya Keysa.
"Kenapa emang? " jawab Erky.
"Nih tadi gue pesan jua mangga buat Dhea, tapi tuu anak ribet gak mau pakai s**u. Akhirnya gak ke minum deh . Lo mau gak ?" Tawar keysa .
"Waah boleh deh.. cuaca panas gini emang paling benar minum yang segar segar" jawab Erky sambil menerima jus dari Keysa .
Keysa dan yang lain pun tertawa mendengar Erky.
***