Bab 9

1248 Kata
Setelah kejadian di gudang tadi, seharian ini Della menjadi tidak fokus . Ia pun memlilih diam di kelas selama jam istirahat . Rasa nya dia tidak punya energi lagi untuk melakukan kegiatan lain . Seperti sore hari ini, sampai di rumah yang di lakukan Della hanya tidur tiduran di kamar. Della menghela napass .. "Apa yang gue lakuin tadi sama Yuka? Kenapa gue gak berontak " gumam della ... Della memegangi bibir nya, kejadian itu membuat della mengingat kembali kejadian beberapa tahun lalu . Flashback Pulang sekolah Della dan Erky berboncengan sepeda, di perjalanan mereka asyik mengobrol tentang mainan dan tentang kegiatan keseharian mereka. Dan sekitar 10menit akhirnya mereka pun sampai di rumah. Karena mereka bertetangga, mereka selalu berangkat dan pulang sekolah bersama. " main di rumah ku dulu yuk ky., masih jam segini orang tua dan abangku pasti belum pulang" ucap della. "iya.. rumahmu kosong nggak ada orang, lagi kemana bapak dan ibu mu??" Tanyaku Erky. "Tadi pagi mama dan papa lihat tempat yang mau di jadikan restauran, jadi pulangnya agak sorean". Jawab Della "Oohh begitu." Jawab Erky "Ayok masuk ky.. aku ambilkan air putih dulu..tu keringatmu sampai bercucuran kayak gitu, kamu pasti capek ya nggayuh sepedanya". Ucap della. "Iya dell terimakasih" jawab erky sambil melangkah masuk ke dalam rumah della yang besar, dan lebih bagus dari rumah erky. Della lalu menaruh tas nya di meja belajarnya dan berjalan menuju ke arah dapur untuk mengambilkan erky air minum. Lalu Della minta ijin ke Erky, mau ganti baju dulu dan Della langsung berlalu berjalan ke ruang atas menuju ke kamark nya dan tidak berapa lama Della sudah keluar lagi dari dalam kamar. Della sudah mengenakan baju daster pendek yang panjangnya cuma sampai di atas lutut saja. Erky sepertinya terkesima melihat Della hanya pakai daster pendek. Saat itu umurnya mereka masih 12 tahun, tapi sudah seperti remaja, mungkin karena badan Della yang bonsor saja, jadi nggak kelihatan seperti anak SD. Della lalu menghampiri dan duduk di kursi di sebelah tempat Erky duduk, kursi di depan televisi ini berbentuk L jadi Della duduknya di sudut sebelah Erky. "Mau nonton DVD gak ky.? aku punya film bagus bagus lo.." ucap Della sambil memencet remot untuk menyalakan tv. "Emangnya punya film apa saja del.." tanya erky "Ya bukan kartun, memangnya kita anak kecil" jawab Della sambil ketawa. Lalu Della berjalan ke arah DVD, memilih kaset mencari film yang akan di putar.setelah ketemu lalu Della kembali duduk di kursi disamping Erky. Della pun memilih film Titanic, dan mereka fokus untuk menontonnya. "Kamu pernah nonton film ini ky? " tanya Della pada Erky " belum pernah del" jawab erky. Lalu mereka berdua pun diam menikmati adegan demi adegan dari film itu. Mata Erky memandang tak berkedip ke layar tv ketika sampai adegan bermesraan antara Jack dan rose di dalam delman. Karena terlalu terbawa suasana, saat itu Della memegang tangan Erky. Della menarik napas panjang, entah kenapa melihat adegan itu membuat Della penasaran dan ingin mencobanya . Begitupun dengan Erky, karena Della memegang tanganya . Dia menggenggam tangan Della balik, setelah itu kami pun saling berhadapan, tatapan mata kami terkunci . Setelah itu Della tidak ingat apa apa lagi, karena Della hanya memejamkan mata . Saat itu Della merasa bibir Erky menyentuh bibirnya... Flashback End *** Hari pun sudah siang, matahari sudah sangat tinggi . Karena hari ini hari Minggu Della memutuskan untuk bermalas - malasan saja di rumah . Setelah ia cuci muka ia hendak turun ke bawah , dan ternyata disana sudah ada Erky . "Laah .. udah disini aja lo ky? " sapa della . " gini hari bangun, kalah lo sama ayam tetangga " jawab erky . " ya biarin aja sih orang hari libur . Kok repot ? " jawab della sinis . "Gue tuu di sini di panggil sama nyokap lo " jawab Erky . "Laah ngapain? " tanya della. " ini loh mama mau ngasih erky penawaran, kan kalian mau libur kenaikan kelas tu, erky mau kerja full time gak di resto " seru mama della yang tiba tiba datang dari arah kamarnya. " saya sih mau aja bu " jawab Erky. "Tapi ma, nanti kami teman teman kelas mau pada glamping , erky juga ikut . Nanti erky izin ya ma .... masa dia gak ikut?!" Rengek della "Berapa hari emang kalian mau pergi" tanya mama della . " mau nya sih 3hari 2 malam ma" jawab della. " Gak boleh . Kalo semalam aja mama izinin " jawab mama della "Ish .. gak puas itu lah ma" keluh della "Yaudah ga usah pergi aja " ujar mama della . Erky yang menyaksikan perdebatan ibu dan akan itu hanya jadi penonton aja. Tidak lama Rusdi pun datang . "Oy ky.. ikut gue aja yok ke depan " ajak Rusdi . "Ayoklah bang ... " jawab erky sambil mengikuti rusdi . Ternyata mereka menuju ke Gajebo yang berada di taman rumah della . "Ngapain kita kesini bang? " tanya Rusdi "Sini ajalah .. drama dengerin mama sama della debat , gak akan ada habis nya itu " ucap Rusdi . " hehehe.. iya bang. Abang lagi sibuk apa sekarang? " tanya Erky basa basi " lagi pusing skripsi gue " jawab Rusdy . " kuliah itu susah ya bang? " tanya Erky . " yaaa.. susah susah gampang " jawab Rusdy . "Naah ini kalian udah mau naik kelas 3 . Lo udah tahu belum mau lanjut kuliah apa kerja ? " tanya rusdi. "Pengen nya kuliah bang, tapi nanti gue mau cari dulu beasiswa nya " jawab Erky . "Bagus tu. Emang lo mau ambil jurusan apa? " tanya Rusdi "Pengen nya jadi orang kaya bang, tapi kan gak ada ya jurusan jd orang kaya di kampus . Ahahaha " jawab Erky . "Sialan lo. Kalo begitu gue juga mau" jawab Rusdi. Ahahahaa... tawa mereka berbarengan. " Yaudah bang pamit balik dulu gue ya, mau nyuci baju gue " ucap Erky . " oke deh.. ntar siang kalo mau makan kesini aja ya ky ." Seru rusdi. " iya bang, makasih " Erky pun kembali ke rumah nya. *** Malam hari nya Della mendapatkan pesan . Yuka Besok berangkat sekolah gue jemput ya Della Iya Besok pagi nya Yuka mengulas senyum melihat gadis cantik yang keluar dari pintu tinggi bercat cokelat itu, apalagi wajah imutnya terlihat sangat lucu saat bibir tipisnya manyun, lagi ngambek. Ada rasa gemes yang bikin dia jadi geregetan sendiri. Tapi Yuka hanya berakhir mencengkeram erat stang motor saja. "Lo kenapa manyun gitu?" tanya Yuka, memerhatikan wajah Della yang ada di sampingnya. Della menatap sinis, kelihatan kalo lagi kesel. "Besok jangan jemput gue lagi!" galaknya, memperingatkan. Satu alis Yuka terangkat. Mau nanyain alasannya, tapi nggak jadi karna Della udah pegang dua bahunya dan naik ke boncengan. Yuka melajukan motor pelan meninggalkan halaman rumah Della setelah Della menepuk bahunya beberapa kali. Tepat ketika motor berjalan. Erky keluar dari pintu rumah nya, ia melihat Della berangkat bersama Yuka . " ka.. jangan ngebut! " Della nabok bahu Yuka. Yuka sedikit meringis menahan panas bekas tabokan Della, tapi gak peduli itu Yuka pun tetap mengebut. Apalagi lampu rambu rambu di depan sudah berganti dengan warna merah . Yuka menggunakan kesempatan itu untuk menarik gas nya kencang, sehingga mau tak mau Della pun memeluk Yuka kencang . Begitu sampai di parkiran sekolah, Della langsung turun. Ia cuma melotot dan makin manyun saat tatapan nya bertemu dengan Yuka. Buru buru dia melangkah ke menuju kelas dengan berlari kecil. Tangan nya pun sibuk membenarkan rambutnya yang jadi berantakan kena angin.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN