Takut Bermimpi Lagi

1076 Kata

Pagi harinya, Aluna dan Baskara kembali kontrol mata dan saraf otak. Mereka menunggu di ruang tunggu lagi seperti waktu itu. Aluna masih tertutup dengan masker, kacamata hitam, dan hoodie yang menutupi rambutnya. "Gerah, ikh! Orang-orang lihatin aku kayak aneh gitu," rengek Aluna. "Daripada orang-orang lihatin kamu karena cantik, aku bisa marah lho," goda Baskara. "Ish! Kesal, ah. Nggak mau pergi-pergian lagi!" keluh Aluna kesal. "Jangan gitu, Sayang," ucap Baskara sambil merangkul Aluna. Ia mengecup pipi Aluna dengan lembut. "Malu, ikh, banyak orang. Ada suster juga," ujar Aluna. Baskara hanya terkekeh. Tak lama, mereka pun dipanggil. Dokter memeriksa Aluna. Setelah memastikan semua bagus, Aluna dan Baskara pun keluar dari rumah sakit itu. "Mau ke mana?" tanya Baskara. "Mau nonton

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN