Sore harinya, Aluna terbangun karena suara gaduh di bawah. "Siapa itu?" tanya Aluna dalam hati. Ia pun beranjak dari tempat tidurnya. Dengan hati-hati, ia mengintip dari balik tembok dekat tangga, ingin tahu siapa yang datang. "Saya akan tunggu dia di sini. Tolong telepon, karena nomor saya diblokir," ucap seorang wanita paruh baya dengan nada tegas dan mendominasi. "Siapa dia?" Aluna segera memotret wanita itu lalu mengirimkannya pada Baskara. Tak lama, telepon Aluna berdering. "Kamu di mana?" tanya Baskara, suaranya terdengar tegang dan khawatir. "Aku dekat kamar kamu," jawab Aluna. "Masuk kamarku! Cepat!" perintah Baskara. "Oke," ucap Aluna. Ia buru-buru masuk kembali ke kamar Baskara. "Siapa wanita itu?" ucap Aluna mondar-mandir, jantungnya berdebar kencang. Baskara masuk ke

