Bab 52

1012 Kata

Kini, Arumi duduk bersampingan dengan dokter Raka. Dalam ruangan tertutup dan hanya ada mereka berdua. Hal itu membuat suasana sangat canggung, dan mereka salah tingkah. Arumi beringsut bangun bermaksud untuk beranjak dari tempat duduknya. Namun, ia kehilangan keseimbangan saat berbalik dan justru terjatuh menindih dokter Raka. Dokter Raka yang dalam posisi tak siap, terdorong hingga tubuhnya terbaring sedang tubuh Arumi di atasnya. Untuk beberapa saat mereka terdiam dan saling pandang. Bahkan, dokter Raka semakin mendekatkan bibirnya hendak melakukan hal yang diinginkan. Namun, cepat Arumi sadar dan kembali bangun untuk berdiri. "Hati-hati!" ucap dokter Raka. "A-aku … aku … pulang dulu, Dok," ucap Arumi cepat seraya pergi dari ruangan dokter itu. "I-iya!" balas dokter Raka. Setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN