Reza segera mengantar Arumi ke rumahnya, lalu setelah itu ia kembali pergi. Arumi heran sekaligus bingung dengan ulahnya, tapi entah kenapa ia tak keberatan. Biarlah pria itu pergi karena jika dilihat suasana hati dia sepertinya sedang tidak baik. Wanita itu segera menghampiri meja makan begitu masuk rumah. Perutnya yang terasa lapar tak sabar minta diisi. Kebetulan bi Yani baru saja selesai menghidangkan makanan di atas meja, sehingga makanan yang tersaji masih mengepulkan asap. Tanpa banyak bertanya, Arumi segera mencuci tangan. Setelah itu ia segera duduk dan menyendokkan nasi beserta lauknya. Tampak semangat seperti orang kelaparan yang baru menemukan makanan setelah berhari-hari. "Pelan-pelan dong, Neng. Ada apa nih, semangat banget makannya?" ujar Bi Yani menghampiri. "Laper, Bi.

