Kematian

1612 Kata

Adit tentu saja tak punya hak untuk melarang. Walau hati lelaki itu pias ketika melihat Dina malah masuk ke dalam mobil lelaki itu. Ardan yang sedari tadi hanya mengintip pun mendadak langsung keluar. Tak perduli kalau hanya mengenakan handuk. Ia langsung berteriak memanggil saudara kembarnya dan menyuruhnya turun. Entah kenapa, Ardan mendadak ingin ikut campur. Bukan apa-apa. Mau bagaimana pun alasannya, menurutnya Eza sudah tak punya hak apapun di sini untuk alasan apapun. Dua tahun alu sejak keduanya berpisah, Ardan pernah memperingatkan Eza untuk tidak membawa Dina lagi ke dalam kehidupannya. Karena apa? Karena Ardan tahu jika Dina tak bahagia. Untuk apa dipaksa? Yang namanya perasaan itu ya sukarela bukan karena terpaksa mencintai. Sebab tujuan untuk mencintai itu sendiri tentunya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN