Setidaknya ucapan Lucas membuat Renata terus terjaga sepanjang malam. Ia berpikir keras, siapa orang yang telah menyakiti hati pria itu hingga membuat seorang Jayden Marquess menangis? “Dek, kamu beneran abis ngusir Jayden?” tanya Renata. Cecilia menggeleng ribut, “Enggak ya Kak. Tadi, aku cuman bicara bentar sama dia. Mungkin dia nangis gara-gara omongan dokter tadi.” “Apa?” tanya Renata penasaran. Cecilia segera menepuk keras dahinya, bisa-bisanya ia salah bicara lagi. “Maksud aku nggak begitu Kak. Aku salah ngomong tadi, maksudku apa ya? Itu, anu--” Renata menatap tajam sang adik, ia tentu sudah hafal gelagat Cecilia saat berbicara jujur atau pun bohong. “Jangan bohongin Kakak. Ngomong yang jujur, atau Kakak nggak mau ngomong sama kamu!” ancamnya. Cecilia menyerah, ia mengaku kala

