Renata Berhak Bahagia

1007 Kata

“Rena berhak bahagia dengan caranya sendiri, Pak. Saya sudah melepaskan dia, dan itu berarti saya tidak bisa mencampuri segala urusan dia lagi.”    Jawaban Jayden entah mengapa terasa mencubit ulu hati Renata. Wanita itu ingin membuka mata namun terasa berat. Air matanya bisa saja keluar saat ia bergerak.    “Anda ternyata serius. Karena baru kali ini saya mendengar pernyataan seperti itu dari Tuan. Dari dulu Tuan tidak pernah bisa menjawab jika ada yang menanyakan hal seperti itu pada Anda.”    Ucapan Hamdan terdengar jelas di telinga Renata. Kini, wanita itu harus sadar diri. Dia tidak boleh lagi mengganggu kehidupan Jayden, biarkan pria itu bahagia dengan kehidupan barunya.    Renata sendiri yang menginginkan pria itu menghilang dari kehidupannya. Jadi, saat Jayden memilih untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN