Bayi Rindu Ayahnya

1008 Kata

“Kak? Kok diem aja? Jawab aku dong!” seru Cecilia.    Renata mengangkat tangannya ke udara,” Bentar Dek, Kakak pusing.”    Cecilia segera beranjak dari duduknya untuk membantu sang kakak yang mengeluh sakit kepala secara tiba-tiba.    “Kak, Kakak kenapa? Sini rebahan dulu.” Cecilia segera merebahkan tubuh kakaknya pada kursi panjang ruang tamu.    “Masih sakit Kak? Kakak belum makan ya?” tanya Cecilia cemas.    Sedangkan Renata sendiri merasa berdosa karena sudah membohongi sang adik dan membuatnya cemas. Ia hanya belum siap jika ditanya perihal kehamilannya. Renata bukannya tidak percaya pada Cecilia, ia hanya khawatir karena belakangan ini adiknya itu sedang dekat dengan Jayden.    “Ambilin Kakak makan coba, Kakak mual. Mungkin efek belum makan,” pinta Renata dengan pelan aga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN