“Lucas, kamu kenapa?” Renata panik saat Lucas terlihat kesakitan sembari menekan dadanya. Namun kekhawatiran Renata berubah menjadi kekesalan saat Lucas tertawa dan mengatakan jika ia sedang bercanda. “Hahaha, aku becanda Sayangku!” seru Lucas. Renata merengut sebal, padahal ia sudah sangat panik saat melihat kekasihnya kesakitan. “Kamu mau bikin aku jantungan apa? Aku kaget tahu nggak!” Renata hampir menangis, hatinya sensitif sekali. Semenjak hamil moodnya menjadi tidak karuan. “Maaf Sayang, tapi aku harus pergi dulu. Ada urusan penting mendadak.” Lucas segera berlari padahal Renata belum menjawab ucapan pria itu. Lucas terlihat sangat tergesa-gesa mengendarai motornya, membuat Renata mengernyit bingung. Padahal Lucas baru saja mengatakan jika dirinya sedang

