“Cecil, red velvet Kakak mana?” teriak Renata begitu matanya terbuka. Semua orang yang masih asyik saling mengejek di luar langsung bertatapan dan berlari masuk. Mereka tidak ingin memancing amarah Renata untuk saat ini. “Iya Kak, Kakak butuh sesuatu?” tanya Cecilia. “Red velvetku mana? Terus ngapain dia di sini?” tunjuk Renata kepada Jayden. Jayden mendekat, pria itu duduk di pinggiran ranjang yang Renata tiduri. “Maaf hmm, saya tidak bermaksud mengusir kamu. Saya hanya takut kamu tidak nyaman berada di dekat saya dalam waktu yang lama.” “Nggak peduli, yang jelas kamu ngusir aku!” seru Renata. Sedangkan Cecilia di belakang Jayden menahan tawanya. Namun, lain hal dengan Lucas yang tampak sendu saat melihat interaksi Jayden dan juga Renata. Dalam hatinya t

