14. Hutan Oscuro

5975 Kata

“Akhirnya kau bangun juga!” Arthur mengerjapkan matanya ketika kesadaran mulai menghampirinya. Hal pertama yang dilihatnya adalah wajah ayahnya yang tersenyum manis hingga mata pria itu membentuk bulan sabit. Sesaat kemudian, senyuman manis ayahnya berubah menjadi menyeramkan yang membuat Arthur menelan susah salivanya. “Bangun!” Dalam bayangan Arthur, dia seperti melihat wujud berbeda dari ayahnya. Sang Raja James yang biasanya sering tersenyum meskipun terlihat terpaksa, dan juga pria yang suka membuat lelucon tapi tak seorang pun yang akan tertawa, sekarang terlihat seperti sosok iblis yang ingin menghisap darah. Seketika Arthur dibuat meringis karena tiba-tiba Raja James memukul kepalanya. “Anak nakal! Sudah kubilang... JANGAN MEMAKSAKAN DIRI!!” Arthur refleks menutup hidungnya. Art

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN