"Kelihatannya bu Indah lagi kesusahan," gumam Sarka pelan ketika netranya melihat gurunya itu membawa sebuah tumpukan buku. Dari gerakannya berjalan yang pelan dan raut wajahnya yang menyiratkan bahwa beliau terlihat kesusahan dan banyak menaruh beban, membuat Sarka dengan cepat berlari ke arah guru cantik tersebut. "Bu Indah, mau saya bantuin bawa bukunya?" Sarka menawarkan diri begitu ia sudah sampai di hadapan bu Indah. Raut wajah bu Indah langsung berubah cerah, matanya berbinar seolah baru saja menemukan sebuah harta karun yang terpendam selama jutaan tahun lamanya. "Kamu beneran mau nolong ibu?" "Iya," jawab Sarka seraya mengangguk. "Kelihatannya ibu kesusahan bawa bukunya. Kalau ibu nggak keberatan, saya bisa bawakan." Diakhir kalimatnya, Sarka tersenyum. "Ibu memang lagi but

