Pesona Sang Madu 45 Rafi Lyra berdiri mematung di depan kulkas, tidak ada satupun bahan makanan yang bisa ia masak. Lyra lupa kalau ia kehabisan bahan. Hari ini hari terakhir Festival Songkran, artinya belum ada pusat perbelanjaan yang buka. Lyra berdiri sambil berkacak pinggang, otaknya berfikir keras makanan apa yang bisa ia suguhkan pada Ruzayn pagi ini. Tidak mungkin Ruzayn tidak sarapan, sementara tadi bocah imut itu sudah merengek kelaparan. Kemudian mata Lyra tertuju pada deretan bawang bombay yang berjejer di etalase paling bawah lemari penyimpanannya. “Onion Ring.” gumamnya. Pikiran Lyra terbang jauh ke beberapa tahun silam. Teringat jelas di ingatannya ketika Zahra meminta izinnya untuk memakai dapur dan membuat cemilan garing dari irisan bawang bombay. Saat itu Lyra dud

