21. Pesona Sang Madu Rasa yang Mulai Ada. "Adek kan sudah berjanji, tidak akan cemburu berlebihan lagi." Rasyad melanjutkan. "Bang, adek hanya ingin tahu." Lyra membela diri. "Itu namanya menyiksa diri. Akibat rasa cemburu adek yang berlebihan, adek jadi tidak tidur, kan?" "Ya, sudah ... Sekarang tidur. Jangan berfikir yang lain lagi. Sudah beberapa hari ini adek kurang istirahat." Rasyad melanjutkan dan meminta Lyra untuk tidur. Tanpa penolakan, Lyra mematuhi perintah suaminya. Ia menidurkan tubuhnya di kasur dengan membawa rasa yang masih mengganjal di dadanya. Lyra mengingat lagi kejadian saat ia mau pulang kerumahnya, ketika Lyra memeluk Ranty dan Ranty sudah mengetahui semua tentang Zahra. Tidak ada satupun yang Lyra tutupi, kekurangannya sebagai perempuan yang mandul sampa

