Mereka berdua saling menyentuh, bahkan pendingin pun tidak dapat menghentikan panasnya tubuh mereka berdua. Kali ini Naga juga tak bisa menahan dirinya. Tapi dia sadar jika dia melakukannya kali ini dengan Lily, maka tak akan ada jalan kembali. Mereka akan selamanya bersama, terserah jika ada orang yang mengatakan mental mereka berdua tak jelas. “Naga, jangan lakukan itu. Kita tidak bisa melakukannya! Kau dan aku, kita hanya teman.” Pemuda ini menggeleng. “Aku tidak peduli, Lily. Selamanya kau hanya milikku seorang, tak ada yang lain, siapapun tidak boleh menyentuh dirimu kecuali aku. Kita sudah sama-sama memiliki perasaan ini, terima aku Lily. Aku mohon padamu, hanya kau satu-satunya gadis yang aku inginkan.” Lily terdiam, jantungnya berdebar kencang. “Tuan, kau tahu ini sangat salah!

