“Kenapa? Apa yang terjadi, kau tak boleh murung cinta. Apa ini tentang Rey?” Pertanyaan itu langsung mendapatkan gelengan yang cepat dari Naga. Sungguh dia memikirkan Gio di bandingkan Rey. Naga menggeleng! “Ini tentang Gio, ada yang berbeda dari anak itu. Aku merasa dia tak memiliki rasa cinta seperti yang aku gambarkan padamu! Dia juga tak terlihat seperti Rey pada Bie! Tidak ada nafsu dimata pria itu. Tak mungkin orang yang mencintai seseorang tak memiliki rasa ingin menyentuh dan gairah membara.” “Dia pintar menutupi! Tidak semua pria menunjukkan nafsunya. Gio adalah keluarga konglomerat yang terhormat, harus bagi mereka untuk mengatur ritme diri.” “Bu, enggak begitu! Ayah ini pria, ayah paham yang benar-benar mencintai itu seperti apa! Rey dan berbeda.” Lily mendengus kesal sambi

