Bab 48.

2010 Kata

Tak lama helikopter yang datang pun di berondong oleh senjata. Alex yang berada di sana dan satu anggota kelompok pun menembak balik orang-orang yang berjumlah sekitar dua puluh orang. “Kau keren Alex,” teriak Naga yang tahu jika mereka pasti sudah mati! Alex adalah salah satu penembak jitu yang berbakat di kelompoknya, makanya Naga selalu menempatkan dia di sisi. “Bos, kita harus pergi! Rumah ini sudah tidak aman! Aku rasa mereka mengetahui rumah ini dari data yang mereka ambil di rumah. Jelas saja, pintu gerbang tidak bisa di masukkan oleh sembarangan orang! Hanya orang-orang tertentu dan tentunya yang masuk berdasarkan izin anda.” “Sudahlah Alex, yang penting kita bawa mereka dulu pergi!” Alex mengangguk dan meraih tangan Tebie dan yang lain. Setelah helikopter itu terbang tinggi, da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN