CHAPTER 107

1294 Kata

Selesai menikmati es krim, Adira dan Melya segera bersiap untuk pulang ke rumah. Adira merasa bersyukur, karena Abi dan Rian sudah pulang lebih dulu. Kedua pria itu memberi kabar, jika segala persiapan untuk kejutan nanti malam sudah selesai. Adira kembali mengemudikan mobil yang beberapa bulan ini, selalu ia bawa kemana-mana. Sedangkan Melya, sedang sibuk dengan ponselnya, berbalas pesan dengan sang suami tercinta. “Dir, kamu gak mampir dulu?” tanya Melya, saat mobil yang di tumpanginya sudah berhenti, tepat di depan rumah. “Enggak, Bu Melya. Udah sore, jalanan pasti macet,” sahut gadis itu ramah. Padahal, ia sudah berjanjian dengan Rian di suatu tempat, karena ingin membeli sebuah hadiah untuk mereka berikan pada Melya, tengah malam nanti. “Oh ya sudah. Kamu hati-hati dijalan, ya.” “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN