Tak akan ada kehidupan rumah tangga yang selalu lurus di jalannya, semuanya akan menemui jalan berliku dan kerikilnya masing-masing. Seperti rumah tangga yang sedang Abi jalani saat ini, ia tak pernah menyangka, jika kehidupan rumah tangga yang awalnya terlihat baik-baik saja, ternyata menyimpan banyak luka dan kepedihan, di hati dua wanita yang menjadi pendamping hidupnya. Sampai sekarang, dirinya memang belum mengetahui alasan pasti atas kepergian Sisil ke rumah orangtuanya. Tetapi, Abi sangat yakin, kalau alasan wanita itu, karena merasa terluka dengan perjalanan rumah tangga yang sudah mereka lalui selama satu tahun ini. Terutama, setelah Sisil mengetahui betapa terlukanya Melya, saat berusaha dengan ikhlas dan rela, membagi suaminya dengan wanita lain. Pria itu memang sudah bertekad

