CHAPTER 100

2501 Kata

Selama menunggu Melly datang ke butik, Abi dan Melya tak banyak berbincang satu sama lain. Hanya Abi yang sering menanyakan, apa yang sang istri rasakan saat ini, dan dengan suka rela selalu memberi usapan lembut, di perut bagian bawah Melya yang kadang terasa begitu kencang. Rasa khawatir begitu menguasai benak Abi, namun ia tak ingin menunjukannya di hadapan Melya, agar istri cantiknya itu tidak merasa cemas dengan kondisinya sekarang. Tak berselang lama, Adira sudah mengetuk pintu ruangan Melya, mengantarkan Melly yang baru saja datang. Abi langsung mempersilahkan sepupu dari Melya itu, untuk memeriksakan kandungan sang istri tercinta. Abi terus berdoa dan memantrai dirinya, berharap tak ada hal buruk yang terjadi, baik pada Melya ataupun anak mereka yang saat ini ada di dalam kandunga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN