1 Miliar

1046 Kata

Melihat kakaknya keluar pada jam 5 pagi, Candra menghampirinya dengan cemas. Untung ini hari Sabtu dan ia libur, ketika itu Dinda terlihat masih lesu. "Mba!" Dinda menoleh, "Kenapa?" "Kemarin Kakak gimana sama calon suami?" tanyanya. Dinda duduk di bangku meja makan, sementara Candra menyusul di depannya. "Gak berjalan dengan lancar, mengecewakan. Ternyata Radika yang terkenal itu gak bisa berbuat banyak untuk nolak perjodohan, ini salah Mbak yang selama ini gak bisa liat keadaan." "Kalau gitu, lebih baik Mbak batalkan aja." "Itu yang Mbak rencanakan, nanti Mbak undang Bu Tami ke rumah." "Apa sebaiknya Mbak nggak panggil Pak Bayu juga? Maksudnya takut nanti dari pihak mereka nggak terima kalau perjoodohan ini dibatalin." "Iya juga yah, Mbak bingung apa harus melibatkan Pak Bayu a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN