Rangga jadi kepikiran tentang cerita Candra kemarin yang mengatakan kalau calon suami Dinda belum juga menemui Dinda. Meski begitu ia tetap menjalani pekerjaannya dengan baik dan tidak mengabaikan tugasnya. Hanya saja, masih mengganjal di hatinya. Padahal dia berharap sekali, bahwa calon suami Dinda adalah orang baik yang akan menjadi suami terbaik bagi Dinda, makanya ia menyerah dan melupakan cintanya. Tak disangka, ketika ia baru saja selesai membuat kopi, ada seorang pemesan lagi yang memesan dua kopi Cappucino dan kue rasa coklat. Itumengejutkan karena yang memesan adalah Dinda. Rangga terkejut, "Kak Dinda?!" kagetnya. "Eh iya, aku juga lupa kalau kamu kerja di sini ya." "Iya, Kak Dinda ke sini sama siapa?" tanya Rangga kepo. "Hem, ada mau nemuin seseorang." "Oh gitu ...." Saa

