"Kenapa kamu harus khawatir?" Tanya gue menatap Lian dengan tatapan berkaca-kaca gue, kenapa Lian harus sekhawatir itu cuma karena gue gak mau keluar rumah bareng Mas Ali? Bukannya itu urusan gue sendiri? Kenapa Ian harus ikut campur padahal dia udah mutusin untuk milih perempuan lain dibandingkan nunggu gue? Bukannya Lian udah gak punya hak untuk nanya kaya gini sama gue? Ian gak harus khawatir sama gue, karena apa? Karena sikap Lian sekarang cuma akan membuat gue bingung, gue bingung harus menafsirkan maksud kekhawatiran Lian itu sekarang gimana? Gak mungkin Lian khawatir karena dia masih suka atau punya rasa sama gue, kalau memang iya sayang dan belum bisa nglupain gue, dia gak akan menikah dengan orang lain. "Kenapa kamu diem? Kenapa kamu harus sekhawatir itu? Bukannya sekarang kamu p

