Menjadi Remaja : Geng Krucil (Part 16)

1877 Kata

"Makasih, Bang," tukasnya. Kemudian bergerak turun. "Minggir woi minggir!" Ali reflek meminggurkan badannya ketika hendak melintasi gerbang. Saat menoleh, ia melihat orang yang abru saja berbicara seperti itu. Tahu siapa? Adiknya sendiri! Hahaha! Mood Adrian kacau sejak semalam hanya gara-gara melihat Anneliese dengan cowok lain. Hohoho. Ini jelas hal baru bagi Adrian yang belum pernah merasakan hal semacam ini. Ia masih belum bisa mengendalikan diri. "Emang dasar bocah sableng, gak sopan!" dumelnya sambil geleng-geleng kepala. Motor yang dikendarai Adrian sudah menghilang usai berbelok ke kanan menuju parkiran. Ia melepas helmnya lalu bergerak turun dari motor. Sementara Anneliese baru saja turun dari mobil. Gadis itu berjalan masuk ke gerbang sekolah dan disaat yang bersamaan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN