"Adeeeeeeevvv!" Tata berteriak. Sepupunya itu berlari ke arahnya. Adeeva menoleh. Ia bahkan baru saja keluar dari kamar mandi saat Tata memanggilnya. "Gue jadi dong daftar les nanti. Abis pulang sekolah, sama Ayah mau langsung ke sana!" Ia bercerita dengan gembira. Adeeva hanya menghela nafas sambil berjalan lesu menuju kelasnya. "Iih! Kok gitu sih responnya?" "Terus gue harus gimanaaa? Saltooo? Koproool?" Tata terkikik-kikik. Tentu saja tidak harus selebay itu. Lalu ia melihat wajah Adeeva yang masih saja merengut. "Kenapa sih?" tanyanya heran. Kok kesannya tidak senang begitu? "Lo sih enak," sahutnya. "Udah ketemu. Lah gue?" Tata nyengir. Ternyata itu masalahnya. Tata jadi hampir lupa karena fokusnya memang hanya pada dirinya sendiri. "Mau nyari lagi gak?" tawarnya. "Na

