Belajar Di Tempat Lain

1556 Kata

“Aaargh...” Aiden bangun dari tidurnya dengan diiringi suara erangannya. Pria itu mendudukkan dirinya, masih dengan kedua mata yang terpejam memegangi kepalanya yang terasa pusing. Aiden biasa minum alkohol setiap hari, namun sudah lama ia tidak menggila seperti semalam hingga membuat dirinya mabuk. Alasannya tidak lain dan tidak bukan karena seorang siswi SMA yang berhasil mengacaukan hati dan pikirannya. “Aku tidak mau memikirkannya sekarang. Ini masih terlalu pagi,” gumam Aiden sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia tidak ingin memulai harinya dengan mengkhawatirkan hubungannya dengan Runa. Itu bisa membuat mood-nya jadi jelek sepanjang hari. Sambil menguap lebar, Aiden berjalan keluar dari kamarnya. Langkahnya terhenti di depan pintu kamar Runa yang berada tepat di depan kamarny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN