Bab.14 Penuturan Hasna

1114 Kata

“Kenapa kamu bisa tanya seperti itu?” Wanita cantik dengan penampilan sederhana itu menarik sudut bibirnya. “Mbak Zura gak langsung jawab berarti memang iya.” “Bu-bukan, aku bukan wanita yang kamu maksud,” ucapku dengan berat. Kalimat dusta ini benar-benar membuatku gelagapan sendiri. Panik, gugup, semua menjadi satu. Lain halnya dengan adik Mas Fatih yang dari tadi terlihat begitu tenang. “Oh ya sudah kalau seperti itu.” “Emang kenapa dengan Mas Fatih? Eh, maksduku Ustad Fatih.” Lagi-lagi wanita dengan jilbab segi empat itu menarik sudut bibirnya. Membuat aku salah tingkah sendiri. “Kalau Mbak Zura bukan wanita yang kumaksud untuk apa Mbak Zura menanyakan? Toh, itu bukan hal penting untuk Mbak.” Ah, lagi-lagi aku mati kutu. Ibarat kata, maju kena mundur kena. Aku penasaran ingin me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN