23

1082 Kata

"Jino anak saya." Kaget. Tentu saja. Siapa yang tidak kaget? Anak ibu itu yang terbaring di ranjang. Jino Sbastian. "Dimana lo liat dia?" kali ini Rea yang bertanya "Dia di samping lo," seru Ressa melirik samping Rea "Dia koma 'kan?" Anggukan Rea mewakili ibunya Jino di belakang Ressa yang mengangguk sebelum Rea. Lalu Ressa terkekeh, "Jino suka sama lo Re" "Apa?!" seru Rea dan Arfan berbarengan Rea tersenyum ke sampingnya canggung. Dia tidak bisa melihatnya tentu saja. Lalu wajah Ressa kembali menjadi sedih. Sama seperti yang dilihat Rea tadi, sebelum Ressa mengatakan bahwa Jino menyukai Rea. "Dia ga bisa kembali ke tubuhnya Re, dia bilang dia pasti terpental saat akan masuk ke raganya," ucap Ressa Lalu pandangan Rea kembali lagi ke pemuda yang terbaring di ranjang. Seketika Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN