22

1224 Kata

Rea menceritakan apa yang dia lihat sewaktu kunjungan mereka ke rumah Dira. Rea yang melihat kilasan masa lalu saat melihat darah di ban mobil milik dukun itu. "Jadi lo masih inget wajah cowok itu?" Rea mengangguk ragu, "kalo gue liat langsung orangnya pasti bakal inget lagi." Arfan mengangguki perkataan Rea. "Besok pulang sekolah, kita mampir ke rumah sakit yang lo maksud," ucap Arfan Rea mengangguk, "sebelumnya kita bisa kasih file ini ke Ressa," ucap Rea menyerahkan map biru yang baru saja di print out. "Tentang Dira?" - Sesuai janji Arfan pada Rea, pulang sekolah hari ini mereka akan datang ke rumah sakit yang Rea maksud. Tidak hanya berdua. Ada Tessa juga di dalam mobil ini. Mobil Rea lebih tepatnya. "Gue masih ga percaya Dira itu belom mati," sahut Ressa di bangku belaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN