Amarah Sang Pemilik Rumah

1030 Kata

                Pagi itu rutunitas seperti biasanya. Tidak ada perubahan. Dan berangkat Sekolah seperti biasanya. Tetapi pagi itu Yun Ja mengatakan bahwa dia akan pergi ke kampus barunya. Secara Yun Ja sudah mulai kuliah dan dia tidak bisa menjemput Ji So nanti.                 “Tidak apa-apa Oppa, kan aku masih bisa di antar oleh Oppa ke Sekolah, nanti pulangnya aku pulang bersama supir,” kata Ji So sambil menorehkan senyum yang manis kepada sang kakak.                 “Baiklah Sayang, tetap hati-hati ya, jangan nakal,” kata Yun Ja sambil mengecup kening Ji So dengan begitu lembut penuh kasih sayang. Ji So hanya bisa memejamkan matanya tatkala sang kakak memberikan kecupan hangat untuknya.                 Mereka tidak tahu bahwa ada dua pasang mata yang kini sedang memperhatikan mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN