Sepertinya hujan mulai reda, dan hari sudah sangat gelap. Pakaian milik Ji So dan Yun Ja pun kini sudah agak mengering. Semuanya sudah bisa mengenakan pakaian masing-masing. “Apa masih basah, Sayang?” tanya Wang Yun Ja kepada sang adik kesayangannya. “Iya tapi tidak apa-apa, masih bisa di pakai, dari pada tadi. Sekarang lebih mending,” kata Wang Ji So kepada sang kakak. Yun Ja yang kini masih menatap tubuh polos Ji So benar-benar merasa sangat terpana di buatnya. Ji So mengenakan satu persatu pakaiannya miliknya. Dan itu di perhatikan dengan sangat jelas oleh sang kakak. “Sayang tanda apa itu?” Yun Ja menunjuk kearah d**a Ji So yang terlihat malu karena dadanya di tunjuk. “A-ada apa, Oppa

