Setelah sampai di café tersebut, suasana semakin romantis, tetapi hawa dingin begitu menyengat. Semuanya begitu senang berada di sana. Banyak sekali pasangan yang datang ke café tersebut. Tepat sekali Yun Ja mengajak Ji So berangkat ke sana. Tetapi itu tidak membuat Ji So senang. “Kamu tidak senang kita sampai di sini, Sayang?” tanya Yun Ja kepada sang adik. “Senang kok, Oppa,” jawan ji so dengan senyum yang terpaksa. ”Terus kenapa melamun seperti itu, Sayang. Wajahmu juga sangat pucat,” kata Yun Ja dengan kening yang mengerut. “Tidak apa-apa Ko, Oppa, aku hanya kedinginan saja, tidak perlu khawatir seperti itu, aku kan bukan anak kecil lagi, Oppa,” kata Ji So sambil mencoba tersenyum di balik semua kege

