Sore itu Yun Ja dengan setia merawat Ji So dengan telaten. Setelah Dokter pergi mereka hanya tinggal berdua di kamar. Pria itu begitu sedih karena tidak bisa membantu Ji So di saat Ji So di aniaya. Kini dia hanya bisa menatap sang kekasih dengan tatapan mata yang sendu. “Maafkan Oppa ya Sayang, karena Oppa datang terlambat, sehingga tidak bisa membantu apapun, Oppa datang setelah kamu terluka seperti ini, Oppa yakin pasti luka kamu seminggu lalu juga akibat dari perbuatan dia Sayang, Oppa akan segera melaporkan ini semua kepada Ayah,” kata Yun Ja dengan mata yang berkaca-kaca karena dia tidak tega melihat kondisi dari adik kesayangannya. “Tidak Oppa, jangan katakana apapun kepada paman, aku mohon,” lirih Wang Ji So dengan perlahan. “Ji So

