Bagian 36

1182 Kata

Rasa dingin menusuk membuat Gulzar Heer membuka mata perlahan. Langit malam dengan kerlipan bintang terlihat gemerlap. Gadis itu mencoba duduk sambil memijat kepala yang terasa berdenyut. Hal aneh dirasakannya. Tubuh terasa amat ringan. Dia pernah mengalami hal yang sama persis, tepatnya saat Ghumaysa memperlihatkan masa lalu Raja Atashanoush dan Ratu Daria. “Apa aku melihat masa lalu lagi?” gumam Gulzar Heer sembari mencoba menggenggam pasir yang didudukinya. Benar saja, butiran pasir itu tembus tak tersentuh. Dia menghela napas berat, lalu mencoba mengedarkan pandangan untuk mencari tahu tempat keberadaannya kini. Sejauh mata memandang, hanya gurun pasir yang terlihat. Gulzar Heer berdiri, lalu kembali memandangi langit, mencoba mencari petunjuk jalan dari rasi bintang. Baru saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN