"Sudah cukup, Mas," ucap photografer saat Zein lupa melepaskan kecupannya. Seketika Zein pun langsung mundur. Ia malu karena sempat lupa diri. "Sabar ya, Mas, masih siang. Hehehe," ledek photografer sambil tersenyum melihat tingkah Zein. Intan mengulum senyuman. Ia senang karena Zein dipermalukan di depan umum. Ia lupa bahwa ada hal besar yang harus ia hadapi setelah ini. Namun ia pun canggung karena Zein baru saja mengecup bibirnya lagi. "Oke, selesai. Sekarang waktunya jamuan makan," ucap MC. Kemudian ia melakukan penutupan acara. Ehem! Zein berdehem kala melepaskan tangan dari tubuh Intan. Sebab, setelah berfoto tadi ia belum melepaskan tangannya yang sedang memeluk Intan. Sebab tadi tubuhnya sempat menegang kala tangannya menyentuh tubuh Intan. Apalagi ketika ia merasakan lekuka

