Carol masih duduk berhadapan dengan Larasita. Dia menatap Larasita terang-terangan namun tak kunjung bicara sampai saat ini. Padahal jarum di jam dinding terus berputar dan berdetik tanda waktu tak berhenti untuk mereka. “Euhm, ada apa ya, Carol?” tanya Larasita sedikit merendahkan suaranya. Carol juga bingung, dia menggaruk kepalanya yang tak gatal. “Begini … gue tahu apa yang terjadi sama lo dan William, terutama kejadian tadi siang,.” Larasita menegang saat mendengar penuturan Carol. “Gue juga enggak pernah liat William ikut campur sama masalah cewek sebelumnya. Tapi gue yakin, kalo dia emang lagi suka sama lo.” Kembali pernyataan menyerang Larasita, tepat di dadanya. Dia tak berpikir kalau dari segala sikap dan tingkah laku William kesimpulannya adalah apa yang diucapkan oleh Car

