Chapter Dua Puluh Enam

1422 Kata

         Malam itu Aster termenung menatap bintang dari dalam ruangannya. Dia tidak mengerti kenapa drama keluarganya berakhir seperti itu. Padahal dia berhasil menemukan semua anggota keluarganya dengan lengkap, bahkan ditambah tiga orang saudara yang lain. Namun, cerita yang dibayangkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.         Mendadak dia merasakan rindu yang teramat sangat kepada Sheila. Ingin sekali Aster menceritakan semuanya. Bahkan berharap ibunya itu ada di sana dan membujuk Thomas agar mau kembali ke rumah. Tapi, keadaan menuntut Aster untuk berusaha seorang diri, yang entah akan berhasil atau tidak.         Kaki Aster melangkah ke arah monitor-monitor di hadapannya. Tidak ada yang perlu dia lakukan selain mengawasi semua pergerakan yang ada. Betapa membosankan pekerjaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN