Biarpun Arya Harsa sudah berusaha menjelaskan kebenaran tentang apa yang terjadi dulu, namun amarah Genta bukannya menyurut malah tetap menguar. Bagaimana dia tidak dendam setengah mati, sedang di versi manapun tetap mamanya lah yang jadi korban keegoisan mereka sekeluarga. Orang tua Arya egois hanya memikirkan tentang keturunan, juga mudah termakan omongan menantunya yang mereka tahu jelas-jelas bangsatt dan jahat. Arya yang tidak peka dan sama sekali tidak bisa bersikap tegas membela Niken. Juga Andita yang jadi dalang dan si paling biadab di cerita mereka. Tidak, Genta mana mungkin memaafkan mereka yang sudah memanfaatkan, memfitnah, menyakiti, dan menghancurkan hidup mamanya. Mustahil! Meski tidak mungkin membunuh Arya Harsa, tapi Genta pastikan pria itu juga akan menerima bagiannya.

