Hiduplah Indonesia raya .... "Tegaaaaap ... grak!" Tiga petugas pengibar bendera mulai berjalan mundur guna menjauh dari tiang. Mereka melakukan hormat sebentar sebelum kemudian kembali ke tempat semula. "Cantik ya yang di tengah?" Alvaro memiringkan badannya untuk berbisik ke telinga Langit yang ada di sebelahnya. Langit langsung mendorong wajah Alvaro yang sudah cengengesan itu. "Punya saudara kalau lupa." "Halah, udah putus juga. Tikung lah!" candanya sambil tertawa pelan. Refleks Langit menoleh ke belakang, tepatnya melihat ke arah Sky yang baris di barisan paling belakang, di tempat yang teduh di bawah pohon. Namun kening Langit mengerut saat melihat gelagat Sky yang aneh. Mendadak saja Langit takut adiknya itu kenapa-kenapa. Tanpa banyak omong, Langit langsung keluar barisan

