Tegahnya Mama Mertua ku.

1957 Kata

Siang itu, Lembayung sedang menunggu hasil lab dan pemeriksaan kesehatan di depan ruang praktek dokter Siska dengan perasaan was - was. Dokter siska adalah teman baik dokter Badai dan sekaligus dokter kepercayaannya, itu sebabnya Lembayung sangat mengenal dokter Siska dengan baik. Dengan perasaan gelisah Lembayung duduk sambil menggigit kuku jarinya sembari sesekali menarik nafas panjang melirik ke arah pintu menunggu perawat mempersilahkan dirinya masuk. "Nyonya Lembayung Arga Permana Kusuma ! " panggil seorang perawat yang tiba - tiba muncul dari dalam ruang praktek. "Iya saya" desis Lembayung seketika. "Silahkan ikuti saya, dokter Siska memanggil anda " ucap perawat itu mempersilahkan Lembayung untuk masuk. Lembayung mengangguk sembari cepat - cepat beranjak dari tempat du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN