[19] Kebahagiaan Masing-Masing

1852 Kata

Kali ini Redo tidak mau terlambat. Dia bangun lebih pagi dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Tidak lupa, dia membawa kamera, ingin mengabadikan momen nanti. Brak! Redo menutup pintu dan menguncinya tidak sabaran. Setelah itu dia berlari menuju SMA Pancasila. Dari kejauhan dia melihat seorang gadis turun dari mobil dan berjalan menuju gerbang. Seulas senyum terbit di bibir Redo. Dia mempercepat langkah kemudian menghadap ke gedung sekolah. “Ayesha!” Panggilan itu membuat Ayesha menghentikan langkah kemudian menoleh. Dia tersenyum dan berlari mendekati Redo. “Hai,” sapanya ceria. Redo memperhatikan penampilan Ayesha. Gadis itu mengepang rambutnya dan dibiarkan menjuntai ke depan. Wajah Ayesha terlihat ceria dengan senyum semringah. “Cantik,” pujinya. Ayesha menunduk malu-malu. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN