Mbak Kania mengajak keluar makan siang. Awalnya aku ingin mengajak Tama juga, tetapi Mbak Kania melarangku dan berkata bahwa selain makan, kami juga akan bekerja. Awalnya aku bingung dengan pernyataannya itu. Tetapi begitu masuk ke sebuah restoran terlihat ada Sansa telah duduk di dalam. Sansa melambaikan tangan kepada kami dan membuatku heran, apakah pekerjaan ini akan berkaitan dengan Sansa? "Aku tidak menyangka bahwa Bella akan juga datang," ujar Sansa begitu aku duduk di hadapannya. Mbak Kania tertawa pelan. "Kurasa lebih banyak pandangan wanita akan lebih menyenangkan membicarakannya." Aku mengernyit mendengar ucapan Mbak Kania. Sebenarnya apa tujuan kami ke sini dan dengan kehadiran Sansa. Kulihat Sansa mengangguk seolah membenarnya. "Tapi sebentar lagi akan ada satu orang lagi

