Tiba-tiba pintu ruangan Sudiro Tenji terbuka dan ada empat orang polisi disana. “Pak Sudiro Tenji, harap ikut kami ke kantor polisi,” kata salah satu Polisi itu. “Tidak. Kalian tidak bisa datang menangkap saya begitu saja. Saya akan menelepon pengacara saya!” tolak Sodiro Tenji. “Kami membawa surat laporan penangkapan Anda,” kata Polisi itu sambil menunjukkan sebuah kertas yang berisi surat penangkapan resmi. “Kalian tidak bisa membuat surat penangkapan tanpa bukti yang jelas. Perkataan kedua wanita itu tidak bisa dipercaya!” tolak Sudiro Tenji. “Dari siaran langsung yang dilakukan Nania Palando barusan adalah buktinya.” kata Polisi itu. “Siapa bilang tadi aku teleponan dengannya!” bantah Sudiro Tenji dan tubuhnya menegang saat polisi menyalakan sebuah rekaman dan mendengar suaranya

