BAB 75: MENCARI MAUDY (3)

1102 Kata

“Nyonya, tolong jangan umpankan kami padanya. Kami akan beritahukan apapun yang Nyonya inginkan,” cicit Bertha. Lebih baik dibunuh Sudiro Tenji daripada jadi makanan macan! “Iya, Nyonya. Tolong jangan umpankan kami,” cicit Alelia. “Masa begini saja?” tanya Sissy tidak puas. “Mau gimana lagi? Mereka kan cuma wanita biasa, mainnya nanti sama penjahat kelamin itu saja,” jawab Rose malas. “Eh, kalian lebih takut sama macanku atau pisau dia?” tanya Sissy pada kedua wanita yang sudah hampir mati ketakutan itu. Kedua wanita itu hanya bisa menggeleng ketakutan. "Mereka akan bisa membedakan rasanya nanti jika mereka tidak mau bekerja sama," kata Rose yang membuat kedua wanita itu langsung berseru kalau merka akan bekerja sama. Rose menjentikkan jari dan kemudian seorang Dokter wanita masuk da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN