Setelah selesai melaksanakan kewajiban empat rakaatnya, Annora kembali ke ruang operasi. Saat tiba di sana semua orang terlihat tegang, operasi belum selesai. Annora kembali duudk di samping Bu Nani dan Mbok Parmi. d**a Annora berdebar tak keruan. Bu Nani mengusap bahu Annora pelan untuk menenangkan. Air matanya terus mengalir tiada henti. Semoga operasi berjalan dengan lancar. Annora benar-benar takut terjadi sesuatu pada Elang. Tak lama kemudian, seorang pria paruh baya keluar dari ruang operasi. Annora bangkit dan menanyakan keadaannya. Dokter bilang, operasi berjalan dengan lancar dan Elang belum sadar. “Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar. Kita berdoa semoga pasien bisa melewati malam ini dengan keadaan yang stabil. Juga semoga luka bekas operasinya tidak mengalami penda

