Musibah Menimpa Annora

1502 Kata

Annora melongok benda bulat yang menempel di dinding, waktu menunjukkan jam dua belas. Sudah waktunya salat Zuhur, lalu Annora melangkah menuju kamar mandi. Tiba-tiba terdengar ponsel berdering. Annora meraihnya dari nakas. Tertera nomor yang tidak dikenal di layar benda pipih warna silver. Lalu, Annora menggeser tombol warna hijau. [Hallo, apa benar ini Ibu Nora, istri Pak Elang?] Suara dari seberang terdengar panik. [Iya, saya istrinya Pak Elang. Ada apa, ya, Mbak?] tanya Annora dengan hati berdebar. [Maaf sebelumnya, kami dari pihak rumah sakit. Ingin memberi kabar kalau suami Ibu baru saja mengalami kecelakaan dan sedang kritis sekarang. Bisa segera datang?] Annora langsung terbelalak kaget. [Apa, Mbak? Ini beneran? Nggak bohong, kan?] tanya Annora. [Benar, Mbak. Kami nggak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN